IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO.2 TAHUN 2000 TENTANG RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN KEBERSIHAN DALAM KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi pada Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang Kabupaten Ciamis) - Ajat Jatnika
Home | About | Latest | Archive | Visitor
Total of Records : 1438 Collections
<< Back

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO.2 TAHUN 2000 TENTANG RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN KEBERSIHAN DALAM KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi pada Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang Kabupaten Ciamis)


Created by :
Ajat Jatnika

Subject :

[ Description ]

Berdasarkan hasil penjajagan terlihat bahwa pencapaian target Pendapatan atau penerimaan yang berasal dari pemungutan retribusi Pelayanan Persampahan Kebersihan di Kabupaten Ciamis masih jauh dari harapan. Hal ini terbukti dari belum tercapainya target penerimaan dari rencana yang telah ditetapkan, Timbulnya permasalahan tersebut diduga karena implementasi kebijakan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2000 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan Kebersihan belum berjalan dengan optimal. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka penulis membuat rumusan masalah yaitu Bagaimanakah implementasi Peraturan Daerah No.2 Tahun 2000 tentang Retribusi pelayanan Persampahan Kebersihan dalam Kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu data yang dikumpulkan cenderung bersifat naratif daripada angka-angka yang hasil analisisnya berupa uraian-uraian yang sangat deskriptif dan berdasarkan pada analisis data secara induktif Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai di Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis simpulkan sebagai berikut : 1) Implementasi kebijakan retribusi kebersihan Kabupaten Ciamis Didasarkan pada Peraturan Daerah No.2 Tahun 2000 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan Kebersihan belum maksimal hal ini dikarenakan proses sosialisasi kebijakan belum berjalan dengan baik, penggalian potensi masih kurang dilakukan, penetapan target penerimaan dan realisasinya pun masih rendah, sehingga berdampak pada kontribusi retribusi kebersihan terhadap PAD masih sangat kurang. 2) Faktor penghambat implementasi kebijakan adalah kualitas sumber daya manusia relatif rendah, ketersediaan sarana dan prasarana baik kualitas maupun kuantitas belum memadai, Kendala-kendala lain adalah kesadaran masyarakat untuk membayar retribusi kebersihan secara teratur belum maksimal. 3) Terdapat berbagai faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan retribusi di Kabupaten Ciamis seperti political will yang tinggi, Kewenangan dalam pemilihan dan perumusan kebijakan pengelolaan persampahan, faktor dukungan sumber daya, kesadaran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan kebijakan ini sudah mulai tumbuh.. 4) Strategi yang dilakukan adalah membangun sinergitas antara berbagai elemen seperti dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah maupun dinas lain yang dapat membantu terlaksananya penarikan retribusi pelayanan kebersihan dengan baik.

Keyword : retribusi pelayanan persampahan kebersihan, pendapatan asli daerah.
Journal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pascasarjana Manajemen 1.6 Vol. 1, No 6 (2013)
Date Create : Maret 2013
Permalink : http://ejournal.unigal.ac.id/html/index.php?naon=654
Format : pdf
Language: Bahasa Indonesia
Coverage : Unigal Community
Rights : Copyright @0 by Unigal Library. This publication is protected by copyright and per obtained from the Unigal Library prior to any prohibited reproduction, storage in a re transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, reco For information regarding permission(s), write to Unigal Library


Save Abstract to PDF | Save Abstract to DOC | Save Fulltext to PDF
Share on Facebook | Read FullText
Search
Other Journal